BREAKING NEWS

Jumat, 22 Januari 2016

Dari Rapat LPTQ: Pertahankan Azam

'DEMI Bumi Berazam, kita wajib terus menggelorakan alquran. Mempelajari, membaca dan menggalakkannya agar  alquran tetap menjadi ikon daerah kita'. Kurang lebih begitu penegasan Sekda Kabupaten Karimun, Dr. HTS. Arif Fadhillah, S.Sos M.Si pada rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ (Musbaqah Tilawatil Quran) Tingkat Kabupaten Karimun 2016 di ruang rapat Gedung Jami'atul Birri Kabupaten Karimun, Kamis (21/01) lalu. Rapat dilaksanakan oleh LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quiran) Kabupaten Karimun dengan dihadiri oleh Bupati Karimun, H. Aunur Rofiq, Sekda Karimun, Ka. Kenkemenag, Ketua MUI yang juga ketua kafilah, Kabag Kesra dan Kegamaan Setda Karimun, dan para Sekcam se-Kabupaten Karimun serta Camat Kundur Utara (Kuta).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda itu menghadirkan Sekcam dalam kafasitas sebagai Ketua LPTQ Kecamatan, karena akan dihelatnya MTQ Tingkat Kecamatan sebelum MTQ Kabupaten. Diundang juga para Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) se-Kabupeten Karimun selaku penanggung jawab kegiatan keagamaan di kecamatan serta Pak Camat Kuta sebagai pimpinan kecamatan yang akan menjadi tuan rumah MTQ Kabupaten Karimun ke-8 tahun 2016 ini.

Tepat pukul 09.15 rapat dibuka oleh Sekretaris Umum LPTQ Kabupaten Karmun, H. Kholif Ihda Rifa'i dengan menyampaikan agenda rapat. Selanjutnya rapat langsung dipimpin oleh Pak TS Arif Fadhillah sambil menunggu kehadiran Pak Bupati. Pada waktu yang sama, bupati kebetulan sedang menerima tamu kabupaten di rumah kediaman bupati, Tanjungbalai Karimun. Pak Arif lebih banyak menyampaikan pengarahan untuk suksesnya pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Karimun VIII yang direncanakan akan dilaksanakan di akhir Maret atau awal April nanti. Jadwal itu untuk menyesuaikan dengan rencana MTQ Tingkat Provinsi VI Tahun 2016 ini.

Oleh pimpinan rapat, dalam rapat ini disampaikan surat mengenai Ketentuan Pokok MTQ Provinsi Kepulauan Riau VI Tahun 2016 yang dikirimkan oleh LPTQ Provinsi Kepri beberapa hari sebelumnya. Surat bernomor 01/ LPTQ-PKR/I/ 2016 tanggal 5 Januari 2016 itu memuat beberapa hal berkaitan dengan rencana pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri VI tahun 2016. Menurut surat tersebut, rencana MTQ Provinsi akan dilaksanakan sekitar Mei-Juni 2016 dengan Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah.

Kata Pak Sekda, status Tanjungpinang adalah pengganti. Sebab, sesuai hasil Musda LPTQ tahun 2014 lalu, sebenarnya yang ditetapkan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kepri VI Tahun 2016 adalah Kabupaten Lingga. Hanya saja, karena Lingga menyatakan keberatan mengingat ekonomi daerah itu yang defisit cukup besar, maka LPTQ (Pemda) Lingga mengembalikan ke LPTQ (Pemda) Provinsi Kepri untuk menentukan tuan rumah. Dipilihnya Tanjungpinang mengingat Kota Tanjungpinang adalah Ibu Kota Provinsi. Konon berita yang beredar, Tanjungpinang hanya menyiapkan tempat sementara anggaran dan panitianya akan langsung diambil-alih oleh Provinsi Kepri sendiri.
Peserta rapat Persiapan MTQ Kabupaten

Seperti biasa dan kembali ditegaskan dalam surat LPTQ Provinsi yang disampaikan pimpinan rapat bahwa pada MTQ Provinsi nanti akan ada tujuh cabang yang akan diperlombakan. Cabang-cabang yang akan dperlombakan itu juga mengacu kepada ketentuan LPTQ Pusat. Pada MTQ provinsi nanti akan dilombakan cabang-cabang, anrara lain 1) Cabang Tilawah Alquran yang akan dibagi kedalam beberapa kategori, 2) Cabang Hifzil Quran yang terdiri dari beberapa kategori juga, 3) Cabang Tafsir Quran, 4) Cabang Fahml Quran, 5) Cabang Syahrl Quran, 6) Cabang Khath alquran, dan 7) Cabang Musabaqoh Maqolah alquran.

Setiap cabang lomba akan dibagi menjadi beberapa kelompok (usia, jumlah zu'u, jenis bahasa, jenis kelamin, dll) yang disesuaikan dengan ketentuan LPTQ sebagai lembaga penyelenggara resmi MTQ di Tanah Air ini. Pemerintah (panitia) tidak dapat mengubah atau menambah-kurang di luar ketentuan yang sudah ditetapkan berjenjang dari Pusat hingga ke kecamatan.

MTQ di Kabupaten Berazam, Karimun direncanakan akan dilaksanakan berjenjang dari kelurahan/ desa hingga ke kabupaten nanti. "Saat ini sudah mulai ada desa atau kelurahan yang melaksanakan MTQ di wilayahnya masing-masing." Demikian dijelaskan Sekretraris Umum LPTQ Kabupaten Karimun, Kholif. Sedangkan untuk kecamatan, akan datur oleh LPTQ Kabupaten baik jadwal maupun ketentuan lainnya. Jika di desa atau kelurahan, cukup menggunakan pedoman MTQ tahun lalu, maka untuk MTQ Tingkat Kecamatan, harus menyesuaikan dengan ketentuan yang akan dikirimkan LPTQ Kabupaten.

Peserta Rapat MTQ Kabupaten
Dalam rencana jadwal pelaksanaan MTQ untuk 12 (dua belas) kecamatan se-Kabupaten Karimun tahun 2016 ini, sudah diatur bahwa kecamatan pertama yang akan melaksanakannya adalah Kecamatan Kuta, sebagai kecamatan yang akan menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten. Sebagamana lazimnya setiap tahun, pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan akan dilakukan oleh bupati sementara acara penutupannya dilakukan oleh wakilnya. Ini tradisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun selama dua periode kepemimpinan Nurdin Basirun (Bupat) dan Aunur Rofiq (Wabup). Dengan demikian kelihatan kekompakan pemetintah dalam pelaksanaan MTQ di kabupaten dengan sebutan 'berazam' ini.

Penyelenggaraan MTQ adalah salah satu kegiatan keagamaan yang mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi dari Pemerintah Daerah. Begitu antusiasnya Pemda Karimun dalam masalah alquran, maka pada setiap pelaksanaan MTQ selalu diselenggarakan dengan cara besar-besaran. Perhatian pemerintah memang sangat besar, sehingga mampu menjadi Juara Umum MTQ di Provinsi beberapa kali. Saat ini bahkan dua piala MTQ (Piala Juara Umum/ Piala Bergilir) masing-mnasing Pala Juara Umum MTQ dan Piala Juara Umum STQ sudah menjadi milik tetap Pemda Karimun. Tidak lain, itu karena Karimun mampu mempertahankan Juara Umum berturut-turut hingga tiga kali. Jika dihitung yang tidak berturut-turut, malah sudah lebih dari tiga kali merebutnya.

Sebagai daerah yang menjadi azam Iman dan Taqwa sebagai dasar semangat membangun, maka berbagai kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan alquran, sangat-sangat diperhatikan oleh bupati dan wakilnya. Dengan koordinasi Kemenag Kabupaten Karimun, penyelenggaraan even-even keagamaan selalu meriah dan antusiasnya masyarakat. Pemerintah tidak segan-segan mengeluarkan biaya besar untuk suksesnya pelaksanaan even-even keagamaan, khususnya pembinaan dan pengembangan alquran. Semoga pada pemnerintahan yang baru (2016-2021) ini, ikon Karimun sebagai negeri berazam 'iman dan taqwa' terus terjaga.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.