BREAKING NEWS

Selasa, 06 Januari 2015

Melihat Budha Tertidur (Catatan Liburan)

SETELAH sampai di Hatyai, Thailand, Senin (29/ 12) itu seharian rombongan kami --dua bus-- berkeliling di kota selatan Thailand itu. Hingga menjelang sore kami masih melanjutkan perjalanan liburan dari Malaysia itu. Kami sengaja tidak check in ke hotel duluan sesampainya di Hatyai. Demi menghemat waktu, semua kami sepakat melanjutkan perjalanan liburan itu seputar kota Hatyai.

Hampir magrib kami baru masuk ke hotel Holiday Hatyai, tempat menginap selama dua malam di Hatyai. Malamnya kegiatan bebas. Maksudnya, masing-masing kami boleh berjalan sendiri- sendiri atau berkelompok untuk menikmati suasana malam di kota Hatyai. Maka malam itu kami manfaatkan untuk 'cuci mata' di salah satu plaza kota Hatyai.

Keesokan harinya, kami kembali bersiar-siar dengan 'bas pesiaran' yang kami carter. Hari kedua di Hatyai ini kami manfaatkan untuk pergi ke beberapa lokasi wisata yang ada. Sebelah pagi kami pergi ke taman 'budha tidur' atau lebih populer dengan sleeping budha. Orang-orang lebih mengenal istilah dalam Bahasa Inggeris itu. Cukup mengagumkan menyaksikan patung budha dengan ukuran raksasa terbaring bagaikan orang sedang tertidur.

Kami mengambil foto dengan berbagai gaya, berdua, bersama atau sendiri-sendiri dengan latar belakang budha sedang tertidur. Dari bagian kepala, bagian badan hingga ke bagian kakinya, kami amnfaatkan untuk berfoto. Dengan patung yang begitu besar, kelihatan wajah kami tampak kecil saja.

Saya sendiri mecnoba menghitung (tentu dengan perkiraan saja) berapa kira-kira panjang (tingga) patung dengan warna emas itu. Dari piri-piri hiasan di bagian bawah patung itu, saya memperkirakan patung itu mempunyai panjang kurang lebih 60 meter. Bayangkan jika dia ditegakkan. Tentu akan sangat tinggi sekali.

Dari informasi pemandu wisata kami mendapat penjelasan bahwa di dalam badan patung itu tersimpan abu-abu orang yang sudah meninggal dan dikeramasi. Setiap orang yang mati, biasanya dibakar dan abunya disimpan di dalam patung budha yang sedang tidur itu. Dan karena panasaran, saya mencoba berkeliling patung budha itu untuk melihat di mana gerangan pintu masuk ke dalam badan budha itu. Tapi saya tidak menemukannya. Pintu untuk masuk ke dalam itu tidak saya lihat. Atau tersembunyi dan dirahasiakan? Entahlah.

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.