BREAKING NEWS

Jumat, 29 April 2016

Guru, Mari Menjunjung Integritas*



BUKAN bermaksud 'memercik air di dulang, muka sendiri yang akan basah', bukan. Sebagai guru, tidaklah salah mengakui kalau sampai saat ini masih ada dan terlihat kekeliruan atau kekurangan kita (baca: guru) dalam mengemban tugas dan tanggung jawab. Saya tidak merasa ini kesalahan jika harus membeberkan sesedikit apapun kekeliruan guru itu sempat terlakukan. Saya lebih suka menyebutnya sebagai instrospeksi diri atau bercermin diri.

Rabu, 27 April 2016

Mengubah Kebiasaan Buruk di Sekolah

MENGUBAH kebiasaan (culture/ kultur) bukanlah pekerjaan yang mudah. Kebiasaan baik (positif) ataupun kebiasaan buruk (negatif), jika sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan, pastilah sulit mengubahnya. Contoh sederhana, kebiasaan mandi pada waktu tertentu (pagi-pagi, malam-malam) tetap akan dilakukan walaupun ada yang mengatakan itu tidak baik.

Selasa, 26 April 2016

Pendidikan (Tak) Bernilai*


KESALAHKAPRAHAN pandangan tentang mutu pendidikan yang hanya diukur dari nilai-nilai angka perolehan peserta didik dalam suatu ulangan atau ujian telah menyebabkan kekeliruan yang fatal tentang penilaian dan atau ukuran mutu pendidikan itu sendiri. Berebut dan berlomba meningkatkan mutu pendidikan dengan berlomba menyulap para peserta didik memburu nilai atau mengejar angka-angka yang tinggi nominal dalam setiap ujian, tidak saja telah merusak sasaran dan tujuan pendidikan, akan tetapi juga telah mengekang guru dan peserta didik untuk sekedar memburu nilai tinggi dalam bentuk angka-angka belaka. 

Senin, 25 April 2016

Gurindam 12, Jadilah Karakter

BERTEMPAT di Gedung Nasional, Rabu  --20 April 2016-- lalu ada acara istimwa. Istimewa, karena belum pernah ada sebelumnya. Istimewa juga karena dihelat oleh orang 'luar' sana. Para peserta acaranya adalah siswa-siswi SLTA (SMA/ MA/ SMK) se-Pulau Karimun yang terpilih di sekolahnya. Pelaksana acaranya adalah Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri yang berkedudukan di Ibu Kota Provinsi, Tanjungpinang. Artinya, acara ini berlevel provinsi meskipun diadakan di kabupaten. Makanya tidak berlebihan dikatakan ada istimewanya.

Minggu, 24 April 2016

Ban Kempes dan Berita Kompor: Mendebarkan

BEBERAPA hari yang lalu, persisnya Jumat (22/04) pagi sekitar pukul sepuluh. Dari sekolah, setelah minta izin ke piket, niat dan hajat akan ke Bang Riau Kepri. Tapi rencana perjalanan Parit Benut (lokasi sekolah) ke Tanjungbalai Karimun (lokasi Bank) ini seperti tidak mendapat restu Ilahi. Bahkan serasa ada nuansa ujian atau teguran dari Tuhan di sini. Rasanya kejadian ini seperti mengingatkan diri sendiri.

Kamis, 21 April 2016

Kartini, di Mana Kami

TANGGAL ini, 21 April 2016, 137 tahun lalu, persisnya 21 April 1879 lahir seorang wanita bernama Kartini. Lengkapnya, Raden Ajeng Kartini. Berayah Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan beribu M.A. Ngasirah, bayi bernama Kartini besar di lingkungan keluarga terpandang. Meskipun terpandang, Kartini tidaklah akan bisa sama dengan perempuan 'terpandang' yang berkulit putih. Penjajah Belanda tetap membuat perbedaan antara anak-anak penjajah dengan pribumi.

Rokok Dikirim, Narkoba Balasnya

DARI sekian lama --waktu-- dan sekian banyak --materi-- sambutan pidato Kapolda Kepri, Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH hari Rabu (20/ 04) di hadapan peserta Lomba Cerdas Cermat Anti narkoba antara siswa SLTA se-Pulau Karimun 2016, ada beberapa yang menarik untuk dicatat. Pidato itu secara keseluruhan, penuh informasi dan penjelasan yang rinci perihal narkoba. Tapi dua catatan, rasanya wajib menjadi perhatian.

Rabu, 20 April 2016

MTQ Lomba Pahala atawa Dosa?

"BERLOMBA-lombalah kalian untuk kebaikan dan ketakwaan". Begitu kurang-lebih perintah Tuhan dalam Alquran. Artinya berlomba dan bersaing untuk kebaikan itu sangat dianjurkan. Selama persaingan itu sehat dan perlombaan itu dalam bentuk kebaikan dan manfaat untuk meraih ketakwaan kepada Tuhan, maka itu adalah sesuatu yang diperintahkan. Dengan istilah lain, tidak dilarang.

Selasa, 19 April 2016

Indahnya Perpisahan, Seindah Warna Pakaian

INI catatan beberapa hari lalu. Catatan tentang acara perpisahan. Acara perpisahan dengan titel Pisah Mesra Kelas XII SMA Negeri 3 Karimun 2016 ini terasa sangat istimewa. Dalam segala kekurangannya, malah terasa lebih mewah. Tidak sekadar berasa gembira dalam suka-cita para siswa dan gurunya, tapi juga ada nuansa yang berbeda berbanding acara Pisah Mesra tahun-tahun sebelumnya. Pisah Mesra tahun 2016 benar-benar maksimal panitia mempersiapkannya, maksimal pula pelaksanaannya, padahal dalam waktu yang sama, sekolah juga harus melayani tamu dari Malaysia yang kebetulan diminta Dinas Pendidikan untuk melayaninya. Dua kegiatan itu, ternyata berjalan lancar dan memuaskan adanya.

Minggu, 17 April 2016

SMK Seri Pinang Datang, Kesibukan Plus Mengadang

DALAM kesibukan bersiap dan mempersiapkan kegiatan penting (acara perpisahan), SMA Negeri 3 Karimun ternyata juga mendapat tugas dan kepercayaan penting lain. SMK (Sekolah Menengah Kebangsaan: semacam sekolah menengah negeri di Indonesia) Seri Pinang Kulai, Johor Bahru, Malaysia mau datang. Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, sekolah tersebut berharap diterima SMA Negeri 3 Karimun pada 15 dan atau 16 April 2018. Senang mendengarnya, tapi risau dan khawatir memikirkannya.

Kamis, 14 April 2016

Pasca UN, Kalian Kemana?



SECARA umum, lazimnya peserta didik yang telah menyelesaikan tugas 'beratnya' mengikuti UN (Ujian Nasional) akan merasa merdeka. Merdeka dari berbagai hal yang selama di bangku sekolah terasa mengungkung dan begitu menyusahkan. Menyusahkan? Tentu saja bagi sebagian siswa yang motivasi dan kemauan sekolahnya tidak terlalu tinggi, itu terasa sangat menyusahkan. Dan sayangnya, siswa dengan keadaan seperti itu cukup banyak di sekolah-sekolah kita.

Kamis, 07 April 2016

Doa Kami untukmu, Pak Heri

KEPERGIANNYA memang mengejutkan. Tidak hanya keluarga dan teman-teman lamanya di Pekanbaru (tempat kelahirannya) sana, tapi teman dan sahabat dekatnya di Karimun (tempat bermastautin/ bekerjanya) di sini justeru lebih terperangah menerima beritanya. Seperti handai-tolannya di Pekanbaru dan Karimun, sungguh hampir semua kita, entah dimana saja berada yang tiba-tiba mengetahui beritanya,  sebagai sahabatnya akan merasa terkejut atas kepergiannya.

Senin, 04 April 2016

Sekolah Adem, UN Aman

JIKA ujian begini aman dan sekolah pun begini adem, maka tenang dan senanglah kita melihatnya. Tidak ada protes macam dulu, dan tidak perlu juga ada pengawasan dan penjagaan dari aparat yang berlebihan. Begitu kurang lebih pernyataan yang disampaikan Ibu Ulfa Maria, Kepala LPMP Provinsi Kepri ketika datang berkunjung ke SMA Negeri 3 Karimun, hari pertama pelaksanaan UN, Senin (04/04) kemarin.

Sabtu, 02 April 2016

Empat Hari ke UN, Puasa Tak Masalah

UN,2007
PADA hari Kamis (31/03) itu adalah empat hari menjelang Ujian Nasional (UN) 2016 di tingkat SLTA se-Indonesia. Tapi bagi siswa/ wi SMA Negeri 3 Karimun hari itu tidak sekadar empat hari menjelang UN saja. Bagi peserta UN di sekolah ini, hari baik itu mereka sepakati untuk berpuasa bersama dan akan berbuka bersama sambil mendengar tausiah dan doa dari seorang ustaz di sekolah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, beberapa hari menjelang UN para siswa berpuasa dan berbuka bersama sambil mendengar ceramah dan doa yang dipimpin ustaznya.

Jumat, 01 April 2016

Meyakinkan Siswa Agar Lulus UN

TERNYATA tugas guru di sekolah (satuan pendidikan) tidak hanya mengajar, mentransfer ilmu kepada peserta didik (siswa) atau melatihnya. Ada tugas berat lain, yang sekali dalam satu tahun justeru menjadi terasa lebih berat keberadaannya. Tugas berat ini memang tidak tertulis dan tidak ada perintah undang-undangnya. Tugas ini benar-benar konsekuensi dari perubahan peraturan kelulusan di satuan pendidikan itu sendiri.
 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.