BREAKING NEWS

Jumat, 20 November 2015

Motivasi Pagi: Jangan Lunturkan Semangat Kami

PESAN motivasi pagi yang disampaikan guru pembina pada apel pagi (Rabu, 18/11/15) pekan lalu berisi peringatan kepada seluruh warga sekolah untuk tidak sampai luntur semangat yang sudah terbina selama ini. Baik kepada guru, pegawai TU maupun siswa seluruhnya, pesan peringatan itu berlaku sama, "Jangan lunturkan semangat kami!" Kalimat itulah yang terdengar dari beberapa siswa melihat teman-temannya yang lain. Ada satu-dua orang siswa yang sehari-hari senantiasa ber-'ulah'. Melanggar tata tertib sekolah. Sedihnya, satu-dua orang yang lain mulai terpengaruh untuk ikut-ikutan menabrak peraturan dan disiplin sekolah.

Jangan sampai luntur semangat yang sudah ada selama ini tersebab lalai atau terpengaruh berbagai godaan jelek. Kalimat seperti itu berulang-ulang disampaikan dalam penyampaian 'motivasi pagi' hari Rabu kemarin itu. Ada kekhawatiran memang. Berdasarkan pengamatan dan catatan piket harian, ada gejala belakangan ini bahwa kesepakatan untuk tidak keluar berbelanja (jajan) pada jam  istirahat mulai dilanggar. Selama itu, walaupun sekolah ini belum berpagar lengkap, tapi siswa sudah setuju arahan guru untuk hanya berbelanja di kantin sekolah saja. Dan penyampaian motivasi pagi kali ini khusus menyoroti perubahan kelakuan beberapa siswa itu.

SMA Negeri 3 Karimun memang mempunyai program penyemangat siswa dan juga guru yang diberi nama 'motivasi pagi' yang disampaikan di setiap apel pagi. Khusus setiap Rabu, apel pagi dilaksanakan secara bersama di halaman upacara bendera walaupun apelnya tidak dengan mengibarkan bendera merah putih. Pada hari lain --selain Senin, Jumat dan Sabtu-- apel pagi dilaksanakan di hadapan kelas siswa masing-masing dengan pemberian motivasi oleh guru pagi di kelas tersebut. Ini sudah berlangsung dua tahun terakhir.

Setiap hari Senin, seperti biasa di semua sekolah adalah hari Apel Senin Pagi. SMA Negeri 3 Karimun juga melakukan. Lalu pada hari Jumat adalah hari Pembinaan Rohani sementara hari Sabtu hari untuk Senam Pagi. Ini berarti setiap pagi, memang sudah diprogramkan untuk apel pagi dengan jenis kegiatan yang sudah ditentukan itu. Hari Rabulah yang khusus apel pagi untuk secara khusus memberi motivasi pagi.
Semangat Meski Penat

Pesan Rabu terakhir itu, menjadi terkesan karena pembina mengingatkan untuk waspada terhadap aneka godaan yang dapat melunturkan semangat warga sekolah. Pembinaan semangat dan kegairahan bagi warga sekolah selama ini memang sangat digencarkan mengingat rendahnya motivasi siswa --bahkan sebagian guru juga--selama ini. SMA Negeri 3 Karimun yang berlokasi jauh di luar kota, sejak berdiri tidaklah menjadi pilihan siswa. Bahkan calon tamatan SLTP yang bertempat tinggal tidak jauh dari sekolah ini, pun tidak menjadikan prioritas utama ketika akan mmendaftar. Kebanyakan orang tua lebih memilih menyekolahkan manaknya ke SMA Negeri 2 atau SMA Negeri 1 Karimun, walaupun lokasi sekolah itu sangat jauh dari rumah mereka.

Dalam waktu yang cukup lama, SMA Negeri 3 Karimun hanya berposisi sebagai sekolah pilihan terakhir. Kebanyakan siswa yang mendaftar ke sekolah ini adalah sisa calon siswa yang tidak tertampung di sekolah lainnya. Mungkin karena itu pula semangat dan motivasi siswa dan guru di sekolah ini sangatlah rendah. Prestasi siswa menjadi sulit untuk ditingkatkan.

Sejak delapanb tahun lalu, ketika saya dipercaya menjadi peneraju sekolah ini, saya menyadari betul problem klasik ini. Maka salah satu program dan kegiatan yang selalu dilakukan adalah pemberian motivasi dan berbagai kegiatan untuk meningkatkan semangat dan motivasi warga sekolah. Dan alhamdulillah, seingat saya sejak lima tahun lalu, semangat siswa untuk belajar dan berprestasi di sekolah ini sudah mulai meningkat. Program pemberian motivasi pagi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun terakhir, dimaksudkan untuk lebih menggairahkan semangat siswa di sekolah. Semangat itupun kini benar-benar sudah sangat bagus.

Nah, ketika ada beberapa siswa yang mulai luntur semangatnya karena mulai lagi melanggar tata tertib dan peraturan sekolah, sudah selayaknya para guru untuk kembali mengingatkan para siswa. Peringatan itu pun tentu berlaku juga untuk para guru. Sudah tepat kalau ada beberapa siswa yang mengucapkan kalimat, "Jangan lunturkan semangat kami," ketika melihat beberapa pihak yang sengaja melanggar peraturan sekolah. Semoga peringatan itu mengubah kembali sikap mereka yang salah kepada yang benar.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.